Jumat, 22 Januari 2010

10 gunung paling menantang untuk di daki


10. Las Torres de Vajolet, Italian Alps

Hanya melihat foto-foto dari puncak ini rasanya tidak cukup untuk melihat keindahan aslinya jika kita tidak langsung melihatnya sendiri. Rute Delago arĂȘte masih merupakan jalur pendakian yang nyaman untuk menaklukkan gunung ini. Lereng Delagokante-nya cukup sulit dan sering membuat para pendaki terbaik di sini menahan napas.


9. Prekestolen, Dataran Tinggi Kjerag, Forsand, Norway

Gunung jangkung (604 m / 1980 ft) ini terletak bervariasi antara Prekestolen dan Preikestolen, dijuluki dengan nama "Preacher’s Pulpit" atau Tebing Tangga. Memiliki sebuah bidang puncak yang jarang, yang berukuran 25 kali 25 meter dan itu turut menjelaskan rahasia di balik namanya. Gunung ini adalah salah satu situs alam favorit di Norwegia dan menarik 95 ribu orang di tahun 2006 unutuk pendakian sepanjang 3,8 km-nya. Butuh waktu satu hingga tiga jam untuk menyelesaikan perjalanannya. Pendaki profesional biasanya menempuhnya lebih cepat.


8. El Capitan, Taman Nasional Yosemite, California

Berlokasi di sisi utara taman nasional Yosemite, monolith granit setinggi 900 m (3000 ft) ini memiliki tebing terjal yang sangat membingungkan. Pendakian vertikalnya sangat menantang bagi para pemanjat tebing. Dinamai demikian oleh Mariposa Battalion selama eksplorasi mereka tahun 1851 yang dalam bahasa Spanyol berarti "sang kapten" atau "si bos". Ada jalan setapak di sepanjang tepi Air Terjun Yosemite menuju puncak tebing terjal ini, tapi kesulitan yang luar biasa terletak pada saat penyeberangan di permukaan granitnya. Konon granit di sini telah berumur lebih dari 100 juta tahun. Makin ke puncak kualitas granitnya berubah menjadi Taft Granite dan beberapa bagiannya diperkirakan terbentuk pada jaman es mencair.

7. Gunung Thor, Baffin Island, Nunavut, Canada

Berlokasi di Taman Nasional Auyuittuq, Canada, bagian barat dari gunung Thor atau puncak Thor, menjulang setinggi 1675 m (5495 ft) dan tercatat sebagai tebing paling jangkung sedunia. Keterpencilan dan sudut vertikalnya yang 105 derajat membuatnya menjadi favorit bagi para pemanjat tebing dan sebagai lokasi camping. Puncak granitnya yang juga bagian yang membentuk pegunungan Baffin pertama didaki oleh sebuah tim dari Arctic Institute, Amerika Utara tahun 1953. Rappel terpanjang di gunung ini sampai saat ini dibuat pada 23 Juli 2006 oleh sekelompok pemuda Amerika. Keindahan gunung Thor dapat ditemui dalam film "The Songs Remain The Same".

6. Gunung Roraima

Berada di perbatasan antara Venezuela, Brazil, dan Guyana, tingginya 2810 m (9219 ft) menjadikannya tertinggi di Guyana. Termasuk dalam Taman Nasional Canaima, Venezuela dan salah satu formasi geologi tertua yang pernah ditemukan. Sir Everard Thurn menjadi orang pertama yang mendaki dataran tinggi curam ini tahun 1884. Menjadikannya inspirasi dibalik novel terkenal karya Sir Arthur Conan Doyle - "The Lost World" dan terasa spesial bahkan untuk orang Indian Pemon.


5. Bugaboo Spire, Columbia-Kootenay, Canada

Terletak di antara sungai es Vowell di barat dan sungai es Crescent di timur, merupakan salah satu ikon panjat tebing Alpine yang terkenal di Kanada. Asal muasal namanya adalah sebagai titik acuan yang digunakan oleh para penambang untuk menandai Bugaboo Creek dan Bugaboo Pass. "Bugaboo" berarti 'objek kegilaan, biasa dilebih-lebihkan, atau kegelisahan', dimana ditemukan oleh tim Conrad Kain yang mendakinya untuk pertama kali tahun 1916 saat Kanada kelabakan dalam Perang Dunia I. Usaha itu masih dikenang sebagai salah satu pendakian terberat.


4. Las Torres, Taman nasional Torres del Paine, Patagonia

Anda akan menemukan Taman Nasional Paine di Cili penuh dengan keindahan alami seperti gunung-gunung, sungai-sungai es, danau-danau, dam membuatnya menjadi tujuan uatam kunjungan turis-turis. Membentang sepanjang 112 km ke utara Puerto Natales dan 312 km ke utara Punta Arenas, taman ini juga menjadi tempat bagian Paine yang ketinggiannya sangat kontras dibandingkan dengan padang rumput Patagonian. Jika penyuka keindahan lebih memilih mengunjungi Taman Nasional Los Glaciares dan Taman Nasional Bernardo O’Higgins tetangganya, para pendaki gunung pastinya akan lebih menyukai pemandangan jalinan lembah-lembah yang banyak sekali yang memisahkan puncak-puncak granit dan gunung-gunungnya.


3. Saint Matterhorn, Zermatt, Switzerland

Ini adalah salah satu puncak tertinggi Swiss Alps dan sangat jangkung dengan ketinggian mencapai 4478 m (14.692 ft). Alpinist asal Inggris Edward Whymper dan timnya menjadi yang pertama mendakinya pada Juli 1865. Rute yang sangat berbahaya ini memakan 3 korban dari timnya pada saat menuruninya kembali.


2. Cerro Torre, Patagonia, Argentina

Gunung granit yang tegak lurus ini memliki tinggi 3128 m (10.280 ft) dan kelihatannya sulit diatasi. Ikon alpinist asal Italia Cesare Maestri dan temannya pendaki es Austria Toni Egger tidak takut dengan salju yang melingkupi puncaknya dan akhirnya berhasil menaklukkannya pada 31 Januari 1959. Dibutuhkan empat hari untuk mencapai puncak dan pencapaian ini terus dikenang oleh para pendaki lainnya. Setelah itu dengan menggunakan rute yang berbeda dicapai oleh Garibotti, Salvaterra, dan Beltrami.


1. Puncak Tak Bernama

Ini adalah nama lain dari puncak Trango yang terletak di atas sungai es Baltoro, Baltistan, Pakistan Utara. Ketingian mencapai 6.239 m (20.470 ft). Ukurannya yang besar dan perbukitan yang banyak sepanjang 1000 m mempesonakan para pendaki gunung selama bertahun-tahun. Pendaki pertama yang pernah meninggalkan jejak di puncaknya adalah pendaki asal Inggris Joe Brown, ditemani Martin Boysen, Mo Anthoine, dan Mlcolm Howells. Saat ini ada 8 rute terpisah menuju ke puncaknya.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar